Showing posts with label Pulau Terbaik. Show all posts
Showing posts with label Pulau Terbaik. Show all posts

Monday, March 2, 2015

Eksotisme Sungai Bawah Tanah di Pulau Palawan

Sebagai negara dengan karakter yang mirip dengan Indonesia, Filipina juga mempunyai berbagai macam tempat wisata yang patut untuk dimasukkan ke dalam kalender wisata, terutama bagi para pecinta wisata petualangan yang selalu menginginkan sensasi pengalaman berbaur langsung dengan alam. Bahkan salah satu pulau di Filipina yaitu Pulau Palawan mendapat predikat sebagai pulau terbaik di dunia versi Conde Nast Travelers 2014.

Seperti apakah keindahannya?

Pulau Palawan merupakan salah satu pulau di Filipina yang memang sangat bersih, dan tentunya indah sehingga tidak heran jika pulau ini menjadi salah satu tujuan wisata terbaik dunia. Bahkan menurut UNESCO, salah satu badan PBB, Pulau Palawan mempunyai tempat wisata petualangan bawah laut terpopuler. Selain UNESCO dan Conde Nast Travelers, National Geographic juga menyatakan bahwa Pulau Palawan merupakan pulau terbaik di dunia.
Salah satu keunggulan pulau ini adalah sungai bawah tanah yang membentang sepanjang lima mil yang bernama Sungai Puerto Princesa yang merupakan sungai terpanjang kedua di dunia. Sungai Puerto Princesa juga telah dinobatkan sebagai keajaiban alam terbaik di dunia. Dengan berbagai penghargaan yang diterima Pulau Palawan, rasanya sangat masuk akal jika Pulau Palawan dinobatkan sebagai pulau terbaik di dunia.
Selain wisata sungai bawah tanah yang sangat populer di kalangan para pecinta wisata petualangan alam, potensi wisata lain yang juga sayang untuk dilewatkan adalah diving di laut yang mengelilingi Pulau Palawan. Laut yang mengelilingi Pulau Palawan ini sangat jernih, dan tempat terbaik untuk melakukan petualangan bawah laut atau diving, wisatawan bisa langsung mengunjungi Tubbataha Reef Natioanl Marine Park.
Dengan berbagai tempat wisata terbaik yang tersebar di Pulau Palawan ini, rasanya akan sangat menyenangkan jika bisa mengunjungi tempat wisata terbaik dunia itu, terutama bagi para penggemar wisata petualangan air ataupun petualangan alam. (Foto: Daily Mail)

Thursday, January 1, 2015

Menikmati Tempat Liburan Terbaik di Pulau Selayar

Tak ada tempat liburan terbaik selain berlibur di sebuah pulau terisolasi yang sepi namun mempunyai potensi alam yang indah, dan tempat semacam itu banyak bertebaran di Indonesia, salah satunya adala Pulau Selayar yang menawarkan kombinasi pantai pasir putih, air laut yang jernih, serta area hutan tadah hujan yang mempesona. Pulau yang mempunyai panjang sekitar 80 kilometer ini merupakan pintu masuk menuju Taman Nasional Taka Bonate.
Pulau Selayar merupakan sebuah pulau yang masuk ke wilayah Propinsi Sulawesi Selatan, dan sudah dikenal sejak lama bahkan sejak era Majapahit, seperti disebutkan di Kitab Negarakertagama yang menyebutkan bahwa di masa lalu Pulau Selayar terdapat sebuah kerajaan. Tetapi terlepas dari hal tersebut, Pulau Selayar menawarkan berbagai hal dan aktivitas yang menarik dan sayang untuk dilewatkan ketika mengunjungi salah satu objek wisata terbaik di Sulawesi Selatan ini.
Pulau Selayar mempunyai potensi laut yang kaya seperti terumbu karang yang berwarna-warni, berbagai macam jenis ikan, spons raksasa, dan salah satu gugusan karang di Pulau Selayar, yaitu Taka Bonate merupakan gugusan karang atau atol terbesar ketiga di dunia, setelah Kepulauan Marshall dan Maladewa. Selain potensi laut, Selayar juga mempunyai potensi lain yang tak kalah unik, seperti penemuan berbagai artefak kuno, termasuk sebuah gendang terbesar di dunia yang disebut Gendang Dongson. Gendang ini diperkirakan sudah berusia kurang lebih 2.000 tahun.
Jika mengunjungi Selayar, jangan lewatkan juga untuk mengunjungi beberapa pulau di sekitarnya seperti Pulau Baloiya yang merupakan salah satu habitat hewan tarsius dan celeng. Wisawatan juga bisa melakukan aktivitas snorkeling di Pantai Pinang. Jangan lewatkan juga kesempatan menyaksikan Gendang Dongson yang mempunyai diameter 115 cm dengan tinggi 95 cm. Untuk bisa menyaksikan gendang tersebut, wisatawan bisa mengunjungi Museum Tunggal yang berlokasi di Bontobangun.
Untuk mengunjungi Pulau Selayar tidaklah sulit. Wisatawan bisa berangkat dari Makassar menuju kota Tanjung Bira dan dilanjutkan perjalanan dengan kapal feri menuju Selayar selama kurang lebih dua jam. Perjalanan via udara juga bisa dipilih jika ingin merasakan pengalaman yang lain dengan menggunakan pesawat kecil SMAC yang berangkat dari Makassar. Namun wisatawan harus memperhatikan jadwal penerbangan karena pesawat ini hanya terbang tiga kali seminggu yaitu pada Selasa, Kamis, dan Jum'at. 
Selain pemandangan yang menarik, wisatawan bisa mencicipi kuliner khas Selayar yaitu menu Nasi Santan, sebuah olahan nasi yang dimasak dengan menggunakan santan. Selain itu juga terdapat berbagai macam olahan hasil laut seperti ikan bakar baronang, dan hasil-hasil laut yang lainnya. 

Monday, December 15, 2014

Berinteraksi dengan Ikan Terbesar di Bumi di Taman Nasional Teluk Cendrawasih

Taman Nasional Teluk Cendrawasih merupakan salah satu tempat liburan terbaik dan alasan yang paling tepat untuk memperpanjang waktu liburan di Papua karena Taman Nasional Teluk Cendrawasih merupakan taman nasional dengan perairan terluas di Indonesia yang memiliki ekosistem lengkap, baik ekosistem darat ataupun ekosistem laut. Bahkan bagi wisatawan penggemar aktivitas menyelam, perairan di Taman Nasional Teluk Cendrawasih merupakan tempat yang tepat untuk bertemu dengan salah satu ikan terbesar di bumi yaitu Ikan Hiu Paus, yang terkenal ramah dan tidak agresif ketika berjumpa dengan manusia.
Teluk ini dikelilingi oleh beberapa pulau seperti Pulau Biak, Pulau Yapen, dan tentu saja pulau utama, Papua. Taman Nasioanl Teluk Cendrawasih mempunyai pemandangan yang lebih beragam daripada Raja Ampat, dengan daya tarik dari ikan Hiu Paus yang menjadi obyek yang paling menarik. Taman nasional yang diresmikan pada tahun 1993 ini merupakan taman nasional dengan luas 1.453.500 hektar dengan pembagian sekitar 89,8% lautan, dan 5,5% terumbu karang.
Sementara ekosistem darat di Taman Nasional Teluk Cendrawasih juga tak kalah beragam; 36 jenis burung hidup di taman nasional ini. Perairan di Teluk Cendrawasih merupakan habitat dari beberapa jenis penyu yang dilindungi, yaitu Penyu Sisik, Penyu Hijau, Penyu Lekang, dan juga Penyu Belimbing. Beberapa lembaga dalam dan luar negeri menjadikan Taman Nasional Teluk Cendrawasih ini sebagai tempat penelitian utama terkait dengan ikan Hiu Paus; uniknya, ikan Hiu Paus yang berukuran sangat besar tersebut sering muncul diantara rumah-rumah terapung di Kwatisore.
Menyelam di lautan lepas bersama ikan Hiu Paus merupakan aktivitas utama yang bisa dilakukan di Taman Nasional Teluk Cendrawasih ini. Bahkan ikan raksasa ini bisa dipanggil, yaitu dengan cara dipancing dengan ikan puri yang dilempar ke laut. Meskipun begitu, penyelam tetap tidak diperbolehkan menyentuh ikan berukuran besar tersebut, meskipun penyelam bisa berenang di dekat ikan ini. Sementara bagi wisatawan yang ingin menikmati pesona di daratan Teluk Cendrawasih, wisatawan bisa menikmati pemandangan hutan mangrove, bahkan air terjun yang dan sumber air panas yang berada di Pulau Mioswaar. 

Wisatawan yang ingin berkunjung ke Teluk Cendrawasih sebaiknya mempertimbangkan waktu-waktu tertentu; bulan Mei sampai Oktober merupakan waktu yang paling pas. Wisatawan juga harus memperoleh ijin dari pengelola untuk memastikan keamanan. Untuk melakukan perjalanan ke Teluk Cendrawasih, wisatawan bisa menggunakan perjalanan via udara menuju Biak. Kemudian dari Biak perjalanan dilanjutkan menuju Manokwari atau Nabire dengan menggunakan Susi Air. (Photo: Indonesia Travel).

Saturday, December 13, 2014

Menikmati Halusnya Pasir di Pantai Ngurbloat

Indonesia timur seolah tak pernah kehabisan pesona untuk memberikan destinasi wisata terbaik bagi para penggemar traveling, terutama penggemar wisata pantai karena kawasan Indonesia Timur menyediakan banyak pantai indah yang sulit ditemui di tempat lain, seperti pantai yang terletak di Maluku Tenggara ini dengan butiran pasir terlembut di Asia, yaitu Pantai Ngurbloat. Pantai Ngurbloat ini bisa menjadi alternatif lain selain pantai dengan hamparan pasir putih luas di Pantai Ngurtafur yang juga berada di Maluku Tenggara.
Pantai Ngurbloat juga disebut sebagai Pantai Pasir Panjang oleh warga sekitar karena hamparan pasir pantai ini terbentang sepanjang lima kilometer hingga ke sisi pantai yang lain yaitu Pantai Ngursamadan. Butiran pasir pantai di Pantai Ngurbloat sangat lembut, bahkan oleh National Geographic dinobatkan sebagai pantai dengan butiran pasir terhalus di Asia. Saat ini Pantai Ngurbloat menjadi salah satu andalan destinasi wisata terbaik di Maluku.
Pemandangan di pantai inipun sangat khas dan mirip dengan gambaran pantai tropis yang ideal; di pantai ini banyak terdapat pohon kelapa yang tumbuh berjajar. Rasanya Pantai Ngurbloat ini bisa dijadikan sebagai tempat yang baik untuk menghabiskan akhir tahun dan menyambut terbitnya matahari tahun baru bersama keluarga atau orang-orang terdekat. 
Jika ingin mengunjungi pantai ini, waktu yang paling baik adalah antara bulan April-Mei dan juga Oktober-Desember karena pada bulan-bulan tersebut cuaca dan ombak di pantai cenderung lebih tenang. Pengunjung juga harus menjaga kebersihan di pantai, dengan tidak membuang sampah sembarangan ataupun merusak pepohonan di sekitar pantai.
Pantai Ngurbloat berlokasi di tempat yang cukup jauh dari keramaian sehingga tempat ini cukup tenang. Akan tetapi jika wisatawan ingin menginap, penginapan terdapat di sekitar pantai yang terbua dari kayu, dan wisatawan akan dikenakan biaya antara Rp 150.000 sampai Rp 200.000 per malam belum termasuk makan tiga kali sehari. Akan tetapi jika ingin mendapatkan fasilitas lengkap dengan makan, wisatawan harus menambah Rp 100.000 lagi per orang.
Pantai Ngurbloat terletak di Kepulauan Kei Kecil, yang bisa ditempuh dari Ambon dengan pesawat kecil menuju Tual yang berjarak 20 kilometer, dengan lama perjalanan kurang lebih 1,5 jam. Dari Tual perjalanan akan dilanjutkan dengan menggunakan mobil menuju Pantai Ngurbloat selama kurang lebih satu jam perjalanan. Atau jika wisatawan ingin menggunakan perjalanan via laut, dari Pelabuhan Yos Sudarso Ambon menggunakan kapal PELNI menuju lokasi dengan lama perjalanan sekitar 18 jam.

Thursday, December 11, 2014

Menyusuri Permadani Putih di Pantai Ngurtafur

Pantai Ngurtafur merupakan salah satu dari sekian banyak potensi pantai di wilayah Indonesia timur yang mempunyai pemandangan indah yang memanjakan mata, bahkan kombinasi warna alam di Pantai Ngurtafur bisa jadi merupakan salah satu perpaduan warna alam yang indah; pantai dengan pasir putih bersih berpadu dengan birunya langit dan air laut yang jernih. Pantai yang terletak di Maluku ini merupakan salah satu tempat wisata terbaik yang bisa dijadikan destinasi utama ataupun destinasi wisata alternatif di Indonesia Timur.
Pantai Ngurtafur terbentang sangat luas, terletak di Kepulauan Kei di Maluku Tenggara. Terbagi atas Pulau Kei Besar dan Pulau Kei Kecil, pantai ini terletak di gugusan pulau yang berada di antara Laut Seram, Laut Banda, dan Laut Arafuru. Salah satu titik yang paling menarik dari Pantai Ngurtafur ini adalah Pantai Gosong, yang mempunyai daratan menjorok ke dalam lautan sepanjang 2 kilometer dengan lebar sekitar 7 meter. 
Pantai Ngurtafur inipun dijadikan sebagai pusat penangkaran penyu belimbing atau yang disebut Tabob oleh masyarakat sekitar, dan penangkaran penyu inipun diawasi langsung oleh WWF. Bahkan pantai ini juga merupakan jalur migrasi dari burung Pelikan Australia, dan jika beruntung wisatawan bisa menyaksikan pemandangan yang menarik dan langka tersebut. Snorkling merupakan salah satu kegiatan utama yang bisa dilakukan di Pantai Ngurtafur karena air di pantai ini sangat jernih. 
Bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Pantai Ngurtafur akan lebih baik jika membawa bekal makanan dan minuman karena tidak ada penjual makanan atau minuman. Untuk menikmati indahnya pemandangan Pantai Ngurtafur, waktu-waktu antara bulan April-Mei dan Oktober-Desember merupakan waktu terbaik karena pada waktu-waktu tersebut cuaca cenderung lebih cerah dan ombak juga tidak terlalu besar. Namun wisatawan harus bersabar terlebih dahulu sebelum sampai ke Pantai Ngurtafur ini karena perjalanan akan memakan waktu cukup melelahkan.
Meski begitu, kelelahan di perjalanan akan langsung terbayar dengan keindahan alam Pantai Ngurtafur. Dari Bandara Pattimura, Ambon, perjalanan akan dilanjutkan kembali ke Bandara Dumatubun yang memakan waktu kurang lebih 1,5 jam, dan kemudian akan dilanjutkan ke Tual sebelum ke Ngurtafur dengan menggunakan perahu motor di Pelabuhan Debut dengan biaya bervariasi antara Rp 700.000 sampai Rp 1.000.000 dengan kapasitas 15 orang perjalanan pulang pergi.

Atau pengunjung bisa menggunakan kapal dari Pelabuhan Yos Sudarso menuju Pelabuhan Tual yang akan memakan waktu sekitar 18 jam, kemudian perjalanan akan dilanjutkan ke Ngurtafur dengan speed boat selama kurang lebih 1,5 jam. Sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di Indonesia Timur, pengunjung tidak perlu khawatir jika ingin tinggal beberapa hari untuk menikmati keindahan Pantai Ngurtafur karena sudah tersedia penginapan di sekitar pantai dengan pemandangan yang langsung menghadap pantai. Biaya penginapan sekitar Rp 150.000 sampai Rp 200.000 per malam.

Tuesday, November 11, 2014

Menghabiskan Waktu di Pulau Tropis Terbaik di Asia

Sebagai wilayah yang terdiri dari kumpulan-kumpulan pulau besar ataupun kecil, Indonesia mempunyai potensi yang besar dalam hal wisata alam terutama wisata pantai, laut, ataupun pulau. Yang perlu dilakukan hanyalah merawat aset tersebut karena pulau-pulau yang begitu banyak ini sudah mempunyai potensi yang luar biasa. Maka, tak heran apabila di Indonesia banyak terdapat gugusan pulau-pulau indah yang menawarkan beragam potensi, seperti Pulau Anambas yang menjadi salah satu gugusan pulau tropis di Asia, dan tempat ini akan menjadi salah satu tempat terbaik menghabiskan waktu liburan bersama keluarga atau orang-orang terdekat.
Pulau yang secara admnistratif masuk ke dalam wilayah Kepulauan Riau ini terletak di laut lepas, tepatnya di perairan Laut Tiongkok Selatan, bahkan perairan terluar dari Pulau Anambas merupakan lalu lintas laut internasional dan selalu dilalui kapal-kapal internasional. Pulau Anambas merupakan gugusan pulau yang terdiri dari kumpulan pulau-pulau yang berjumlah sekitar 255 pulau, dan menariknya baru sekitar 26 pulau saja yang sudah berpenghuni. Gugusan Pulau Anambas oleh CNN dikatakan sebagai tempat wisata yang paling sering dikunjungi, melebihi tempat-tempat wisata populer lain di Asia seperti Koh Chang yang ada di Thailand, Langwaki di Malaysia, dan bahkan Halong Bay di Vietnam.
Berada di Pulau Anambas, banyak kegiatan yang bisa dilakukan seperti mengunjungi pulau-pulau yang tersebar dengan perahu atau melakukan diving. Dinas Pariwisata yang terletak di Kota Terempa akan memberi pengunjung beragam informasi dan hal-hal terkait dengan wisata di Pulau Anambas. Beberapa pulau yang biasa dikunjungi wisatawan antara lain adalah Pulau Penjalin, Pulau Selat Rangsang, Pulau Durai, Pulau Bawah, dan juga Pulau Tanjung Momong.

Untuk mencapai Pulau Anambas, transportasi yang paling efisien adalah menggunakan transportasi udara. Berangkat dari mana saja dengan tujuan di Tanjung Pinang di Pulau Bintan, dan diteruskan dengan penerbangan selanjutnya yang menuju Bandara Matak yang terletak di Kecamatan Palmatak. Tiket penerbangan ke Bandara Matak ini sekitar Rp 1.200.000.  Dari Bandara Matak perjalanan akan berlanjut ke pelabuhan dan berlayar ke Pulau Anambas. Pilihan transportasi melalui laut juga tersedia dengan rute Tanjung Pinang - Letung - Tarempa dengan harga tiket Rp 310.000 dan jadwal keberangkatan pada hari Minggu. 

Sebagai salah satu tujuan wisata terbaik di Asia, fasilitas umum di Pulau Anambas terbilang lengkap. Wisatawan bisa membeli oleh-oleh di pusat oleh-oleh yang menyediakan beragam oleh-oleh dari kuliner dan juga kerajinan, seperti Kain Cual, yaitu kain tenun asli Pulau Anambas. Bagi wisatawan yang juga hobi berburu kuliner, kuliner di Pulau Anambas didominasi produk olahan hasil laut tetapi tentu saja wisatawan akan merasakan pengalaman dan sensasi yang berbeda karena cita rasa yang ditawarkan pasti berbeda dengan kuliner olahan hasil laut di tempat lain.

Intinya, gugusan Pulau Anambas sebagai gugusan pulau terbaik di Asia adalah pilihan wisata terbaik yang akan memberikan pengalaman dan sensasi berbeda dengan tempat-tempat lain yang pernah dikunjungi.