Showing posts with label Kalimantan. Show all posts
Showing posts with label Kalimantan. Show all posts

Thursday, December 25, 2014

Mengenal Kearifan Lokal Suku Dayak di Rumah Betang

Rumah Betang merupakan sebuah rumah tradisional yang terletak di dekat Sungai Kapuas, sungai terpanjang di Indonesia, dan dari Rumah Betang ini wisatawan akan mendapatkan pelajaran yang bagus tentang kearifan lokal Suku Dayak yang khas; lembut tapi perkasa. Rumah Betang merupakan rumah yang berisi sekitar 50 ruangan, dan menjadikan rumah tradisional Dayak ini sebagai salah satu rumah yang terpanjang. Uniknya, Rumah Betang merupakan rumah yang konon sudah dibangun berabad-abad lalu akan tetapi masih mempunyai ketahanan yang luar biasa; hal ini disebabkan salah satunya karena penggunaan kayu ulin yang sangat kuat.
Rumah Betang dihuni oleh beberapa keluarga sekaligus yang tinggal di ruangan-ruangan tersendiri, tetapi di rumah yang disebut juga sebagai Lamin ini terdapat sebuah ruangan khusus yang digunakan untuk pertemuan, ritual, atau untuk keperluan adat lainnya. Pemisahan tiap keluarga di tiap ruangan dimaksudkan agar lebih mengorganisir para penghuninya, selain itu rumah tradisional ini juga bisa sebagai representasi rasa saling menghargai dalam perbedaan.
Jika wisatawan ingin merasakan hangatnya penduduk Dayak maka mengunjungi Rumah Betang bisa menjadi pilihan terbaik, karena di tempat ini wisatawan bisa berinteraksi langsung, dan mempelajari kearifan lokal Suku Dayak; filosofi, serta nilai-nilai khas Dayak yang diwariskan dari orang tua kepada anak-anak generasi selanjutnya. Menyusuri Rumah Betang atau Lamin ini juga merupakan kegiatan yang mengasyikkan, hanya saja wisatawan harus hati-hati saat menaiki tangga karena tangganya tidak sekuat bangunan utama.
Rumah Betang merupakan rumah tradisional dengan model rumah panggung, yang dimaksudkan untuk menjaga kemungkinan serangan dari binatang buas. Secara keseluruhan Rumah Betang dibagi menjadi tiga bagian, yaitu Ruai atau Pandopo yang merupakan ruangan luas tidak bersekat yang digunakan untuk keperluan umum, kemudian ruangan yang berbilik-bilik yang merupakan kamar-kamar tiap keluarga, serta sebuah ruangan lagi.
Rumah Betang di dekat Sungai Kapuas telah ditetapkan sebagai Cagar Budaya oleh Kementrian Pariwisata dan Kebudayaan. Rumah-rumah Betang tersebut terletak di Dusun Sunge Uluk Apalin, Desa Nyagau, Kecamatan Embaloh Hilir, Kecamatan Putussibau, dan di Kecamatan Embaloh Hulu. Dengan dijadikannya sebagai Cagar Budaya, Rumah Betang merupakan warisan budaya Indonesia yang harus dijaga kelestariannya.
(sumber: Indonesia Travel)

Friday, December 5, 2014

Mengamati dari Dekat Kera Hidung Besar Khas Kalimantan

Sebagai wilayah kepulauan tropis terbesar, Indonesia memiliki berbagai flora maupun fauna khas yang tidak ada di tempat lain, atau yang biasa disebut endemik. Salah satu fauna endemik unik yang hanya terdapat di Indonesia, khususnya di Pulau Kalimantan adalah kera hidung besar atau yang sering disebut sebagai Kera Bekantan. Di Kota Tarakan, Propinsi Kalimantan Utara inilah yang dijadikan sebagai pusat konservasi mangrove dan bekantan.
Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan atau yang sering disebut KKMB merupakan wilayah khusus yang dikembangkan sebagai wilayah khusus pengembangan Kera Bekantan, yang merupakan kera unik yang disebut sebagai Arborial Old World. Kera Bekantan merupakan jenis monyet yang tidak agresif dan cenderung mudah akrab dengan manusia, akan tetapi karena itulah kera ini sangat mudah diburu sehingga Kera Bekantan menjadi fauna yang masuk ke dalam daftar hewan terancam punah.
Sebagai kawasan konservasi flora fauna, aktivitas pengunjung yang bisa dilakukan di kawasan ini adalah berinteraksi langsung dengan alam sekitar, dan pengunjung bisa menikmati interaksi dengan alam dengan menyusuri sebuah jalur khusus selebar kira-kira sampai 2 meter yang terbuat dari kayu ulin yang menarik. Waktu terbaik untuk mengamati aktivitas para monyet tersebut adalah sekitar pukul 11.00 pagi sampai 14.00 siang dengan harga tiket masuk sebesar Rp 3000, dan buka pada pukul 09.00 pagi sampai 17.00 sore.
Pengunjung juga bisa menikmati nikmatnya kuliner khas Tarakan yaitu olahan berbahan dasar hasil laut, dan yang paling dikenal adalah olahan kepiting soka, yaitu jenis kepiting yang mempunyai cangkang lembut sehingga semua bagian tubuh kepiting ini bisa dimakan. Selain itu menu olahan kerang juga menjadi andalan dari Kota Tarakan, yaitu kerang kapah.
Sebagai salah satu wisata terbaik di kawasan Kalimantan, KKMB sangat mudah ditemukan; Bandara Internasional Juwata menerima penerbangan langsung dari berbagai kota besar Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Makasar, Banjarmasin, serta beberapa kota internasional seperti Kinabalu dan Tanjung Selor. Dari bandara pengunjung tidak perlu kesulitan mencari taksi, karena sudah ada taksi resmi yang mengantar ke Kota Tarakan, termasuk ke KKMB.
Jangan lupakan oleh-oleh jika berkunjung ke Kota Tarakan; Pasar Oleh-Oleh berada di dekat Pelabuhan Teng Kayu, yang menawarkan beberapa oleh-oleh khas Tarakan seperti olahan hasil laut seperti kerupuk ikan asin.