Showing posts with label Sumatra. Show all posts
Showing posts with label Sumatra. Show all posts

Thursday, June 30, 2016

Ingin Pre-Wedding Romantis? Datanglah ke Danau Kaolin

Sejak novel dan kemudian film Laskar Pelangi, Pulau Belitung dikenal luas sebagai pulau yang memiliki pantai-pantai indah. Namun, ternyata masih banyak destinasi wisata menarik yang ada di Pulau Belitung, dan itu bukan hanya deretan pantai berpasir putih bersih nan mempesona. Adalah Danau Kaolin, danau memukau dengan air biru jernih dan kondisi lingkungan yang masih alami.
Danau ini memiliki kekhasan sendiri, dan hampir tidak bisa ditemukan di tempat-tempat lain di Indonesia. Apa yang membuat Danau Kaolin terasa istimewa? Danau Kaolin merupakan danau dengan air berwarna biru jernih, dengan dikelilingi daratan berwarna putih layaknya pantai. Bisa dibayangkan bagaimana cantiknya kombinasi warna biru dan putih di Danau Kaolin.
Sebagai informasi, air di Danau Kaolin berasal dari Kawah Putih Tinggi Raja atau Kawah Putih Ciwidey. Danau ini terbentuk dari aktivitas pertambangan yang telah ditinggalkan. Disebut Kaolin karena Kaolin merupakan semacam mineral yang digunakan dalam berbagai industri, terutama kecantikan.

Pemandangan di Danau Kaolin sangat mempesona. Sekilas terlihat seperti sebuah miniatur peta, dengan gundukan-gundukan berwarna putih yang menggambarkan pulau-pulau, sementara air danau menggambarkan lautan. Danau Kaolin benar-benar sayang untuk dilewatkan ketika sedang berada di Belitung. Tak perlu khawatir akan kesulitan menemukan tempat wisata ini karena akses yang mudah dicapai.
Danau Kaolin terletak di Desa Air Raya Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, Provinsi Bangka Belitung. Setelah tiba di Tanjungpandan, pengunjung bisa memulai perjalanan menuju Danau Kaolin menggunakan kendaraan pribadi. Pengunjung juga bisa menyewa kendaraan pribadi karena belum terdapat banyak kendaraan umum di Tanjungpandan. Tak perlu khawatir akan tersesat karena Danau Kaolin ini terletak di tepi jalan besar.

Setelah tiba di Danau Kaolin, ada banyak yang bisa dilakukan. Bagi penggemar fotografi, tempat ini memberikan spot-spot menarik yang tentunya sangat sayang untuk dilewatkan. Bagi fotografer profesional, waktu terbaik untuk mengunjungi Danau Kaolin adalah waktu pagi dan sore hari. Di waktu-waktu tersebut, air danau akan berubah menjadi keemasan yang memukau.

Bisa dipastikan bahwa Danau Kaolin adalah salah satu tempat liburan terbaik yang bisa dicoba, terutama bagi para traveller yang menginginkan liburan alternatif. Tempat ini juga bisa menjadi tempat yang pas bagi para pasangan yang ingin melakukan aktifitas pre-wedding. Dengan akses yang mudah dijangkau dan mudah ditemukan, tempat ini sangat recommended.



Monday, December 22, 2014

Eksotisme Lembah Harau Bukittinggi

Lembah Harau yang berada di Bukittinggi, Sumatra Barat ini merupakan salah satu lembah terindah di Indonesia, dan bahkan dijuluki Lembah Yosemite Indonesia karena keindahan lembah ini tak kalah dengan Taman Nasional Yosemite yang berada di California, Amerika. Lembah Harau merupakan tempat liburan terbaik yang akan memanjakan mata karena pemandangannya begitu indah; batu granit berwarna-warni dengan tinggi bervariasi antara 100 sampai 500 meter.
Lembah Harau terletak di Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota, Propinsi Sumatra Barat, berjarak kurang lebih 138 km dari kota Padang, dan 47 km dari Bukittinggi. Untuk mencapai Lembah Harau tidaklah terlalu sulit karena transportasi umum telah tersedia, terutama bagi wisatawan yang datang dari Bukittinggi; perjalanan akan memakan waktu sekitar satu jam dari Bukittinggi.
Sebagai tempat liburan terbaik, Lembah Harau tidak hanya menawarkan pemandangan tebing-tebing tinggi menjulang, tetapi juga air terjun yang dinamakan Air Terjun Sarasah Bunta. Selain Sarasah Bunta, masih ada tiga air terjun lain yaitu Air Terjun Sarasah Aie Luluih yang mempunyai kolam di bawahnya dan menurut kepercayaan masyarakat membasuh air kolam dari Sarasah Aie Luluih akan membuat awet muda. Juga masih ada Air Terjun Sarasah Murai, yang sering digunakan burung Murai mandi. 
Lembah Harau merupakan wilayah cagar alam seluas 669 hektar, dan beberapa penelitian di Lembah Harau menemukan bahwa Lembah Harau ini di masa lalu adalah lautan, karena di Lembah Harau ditemukan batuan yang identik dengan bebatuan yang ditemukan di dasar laut. Tetapi terlepas dari penelitian itu, Lembah Harau merupakan tempat yang ideal bagi penggemar olahraga ekstrim panjat tebing; dengan kemiringan mencapai 90 derajat membuat tantangan semakin besar.

Bagi para pengunjung yang ingin mengunjungi Lembah Harau, jangan lupakan kamera karena setiap titik di Lembah Harau merupakan titik yang sayang untuk dilewatkan. Juga jangan lewatkan nikmatnya masakan khas Padang yang kaya akan rempah-rempah, dan yang pasti Lembah Harau akan menjadi tempat liburan terbaik yang bisa dikunjungi.

Friday, December 12, 2014

Megahnya Air Terjun Telun Berasap

Banyak tempat yang bisa dijadikan sebagai tempat liburan terbaik ketika anda berada di Pulau Sumatra, salah satunya adalah Taman Nasional Kerinci Seblat yang di dalamnya terdapat berbagai tempat menarik yang bisa dikunjungi, seperti Air Terjun Telun Berasap yang megah. Air terjun ini berlokasi di Desa Telun Berasap, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Air Terjun Telun Berasap terletak cukup tersembunyi di lebatnya kedalaman hutan Taman Nasional Kerinci Seblat, sehingga suara gemuruhnya terdengar indah membelah kesunyian hutan.
Air Terjun Telun Berasap mempunyai ketinggian kurang lebih sekitar 50 meter, sehingga menciptakan kabut air di sekitar lokasi air terjun, sehingga air terjun tersebut dinamakan Air Terjun Telun Berasap. Kabut air tersebut juga akan menciptakan pelangi di sekitar air terjun yang menambah air terjun ini semakin indah. Di tebing yang cukup dekat dengan jatuhnya air, terdapat sebuah goa yang belum pernah ada orang yang berhasil masuk ke goa tersebut karena derasnya air terjun.
Sebuah pondok kecil terdapat di lokasi yang cukup tinggi yang memungkinkan bagi anda untuk menikmati salah satu wisata terbaik di Sumatra ini dengan pemandangan yang berbeda; atau anda juga bisa mendaki ke atas air terjun. Namun untuk bisa menikmati keindahan air terjun ini anda harus cukup bersabar karena perjalanan yang ditempuh cukup jauh.
Dari pusat kota Jambi menuju Kota Sungai Penuh yang berjarak sekitar 500 km membutuhkan waktu kurang lebih 10 jam dengan perjalanan darat. Atau jika anda berangkat dari Padang, jarak yang ditempuh kurang lebih 287 km menuju Sungai Penuh yang menghabiskan waktu sekitar 7 km. Sementara perjalanan akan dilanjutkan dari Sungai Penuh ke Desa Telun Berasap yang berjarak 60 km, dan 300 meter berjalan menuju lokasi air terjun, dan menaiki beberapa tangga.
Sebagai tempat wisata yang terletak di kedalaman hutan, anda tidak akan menemukan penginapan atau guest house di lokasi, tetapi penginapan dan guest house bisa ditemukan di Kota Sungai Penuh, meskipun bukan hotel berbintang. Akan tetapi hal itu tidak menjadi masalah karena selain pemandangan yang indah, kuliner di Sungai Penuh menawarkan menu yang sayang untuk dilewatkan seperti beras payo, dendeng beteko, kacang tojin, atau menikmati kopi dan teh kayu aro yang sangat terkenal.

Monday, December 8, 2014

Menikmati Sejuknya Udara Alami Kota Curup

Kota Curup merupakan ibukota Kabupaten Rejang Lebong, Propinsi Bengkulu yang terletak di dataran tinggi dengan ketinggian yang bervariasi antara 100 sampai 1000 meter dari permukaan laut. Terletak di pegunungan yang sangat terkenal Bukit Barisan, Kota Curup menawarkan pemandangan khas pegunungan dan menawarkan udara segar nan alami khas pegunungan.
Kabupaten Rejang Lebong secara umum merupakan pemasok terbesar bahan makanan seperti sayuran ataupun beras ke hampir seluruh pelosok Sumatra, dan sejauh mata memandang, hamparan permadani hijau terbentang begitu luas. Selain produk pertanian, produk-produk perkebunan seperti kopi dan karet juga dihasilkan di wilayah ini. Dengan udara yang sejuk, kawasan ini memang sangat cocok sebagai kawasan pertanian dan perkebunan.
Sebagai kawasan yang berudara cukup dingin, Kota Curup memiliki obyek wisata yang menarik, yaitu Suban Air Panas yang mempunyai sumber air langsung dari pegunungan sehingga airnya terasa sangat segar. Bagi penggemar kegiatan mendaki, Kota Curup pun mempunyai jalur pendakian yang disebut Bukit Kaba, yang tidak terlalu ekstrim dan cocok untuk mengamati keindahan alam sekitar. Bahkan pengunjung bisa mengamati lahar dan kawah yang bisa berubah warna.
Kota Curup juga mempunyai air terjun yang disebut Talang Rimbo dan sebuah danau yang bernama Danau Mas Harun Bastari. Akan tetapi bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam Kota Curup sebaiknya mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik, karena kondisi jalan yang berkelok-kelok dan cenderung kurang baik. Obat-obatan pribadi akan sangat dibutuhkan, terutama jika wisatawan adalah orang yang mudah mabuk perjalanan.
Sebagai tempat yang memiliki udara dingin, sebaiknya wisatawan membawa perlengkapan seperti jaket tebal untuk menjaga tubuh agar tetap hangat. Jangan lupakan kuliner khas yang mudah dijumpai di Kota Curup, seperti sambal tempoyak atau gulai umbut. Untuk mencapai Kota Curup tidaklah sulit, karena Bandara Fatmawati Bengkulu langsung terhubung dengan bandara-bandara lain di kota besar Indonesia. Dari bandara ke Kabupaten Rejang Lebong sekitar 85 kilometer. Pengunjung bisa memilih menggunakan jasa taksi atau travel. 
Beberapa orang lebih menyukai menggunakan travel karena bisa berhenti di sembarang tempat, dan travel jurusan Bengkulu-Kota Curup membutuhkan biaya kurang lebih Rp 40.000. Tentunya pilihan ada di tangan wisatawan. Yang pasti, Kota Curup merupakan salah satu tujuan wisata terbaik yang bisa menjadi alternatif di Propinsi Bengkulu.


Wednesday, December 3, 2014

Menikmati Parade Lumba-Lumba di Teluk Kiluan

Menyaksikan parade lumba-lumba di gelanggang atau arena tentunya mempunyai sensasi yang berbeda dibandingkan dengan menyaksikan secara langsung di perairan lepas, dan tentunya sensasi inilah yang bisa menjadikan wisata parade lumba-lumba di Teluk Kiluan, Lampung ini sebagai salah satu destinasi wisata terbaik untuk menghabiskan liburan atau menghilangkan penat. Teluk Kiluan berada di Desa Kiluan Negeri, Kecamatan Kelumbayan, Kabupaten Tenggamus, Propinsi Lampung. 
Teluk Kiluan merupakan perairan teluk tropis yang mempunyai panorama indah, dengan perairan jernih dan pasir putih di garis pantainya. Yang menarik dari Teluk Kiluan adalah, teluk ini menjadi jalur migrasi dari kawanan Lumba-Lumba Hidung Botol dan Lumba-Lumba Panjang dan merupakan kawanan lumba-lumba yang melintas di Teluk Kiluan adalah kawanan lumba-lumba dengan jumlah terbesar di dunia.
Atraksi Lumba-Lumba di Teluk Kiluan dikatakan lebih menarik daripada atraksi Lumba-Lumba di Pantai Lovina, Bali; hal itu dikarenakan di Pantai Lovina hanya terdapat satu jenis lumba-lumba yang melintas di perairan Bali tersebut. Bahkan di Teluk Kiluan ini atraksi lumba-lumba bisa disaksikan setiap hari, meskipun harus mempertimbangkan kondisi alam seperti cuaca. 
Waktu terbaik untuk menyaksikan atraksi lumba-lumba tersebut adalah ketika musim kemarau, dan dibutuhkan stamina dan kesabaran untuk mencapai Teluk Kiluan karena perjalanan menuju teluk ini cukup panjang dan menantang. Bagi wisatawan penderita mabuk kendaraan, persiapkan obat-obatan untuk jaga-jag; jangan lupa bekal makanan dan minuman karena tidak ada penjual makanan ataupun minuman di Teluk Kiluan.

Tempat ini berjarak kurang lebih 80 km dari pusat kota Bandar Lampung dan membutuhkan waktu sekitar 3-4 jam untuk menuju Teluk Kiluan. Kondisi jalan yang bervariasi membuat perjalanan terasa menyenangkan meskipun cukup jauh. Untuk mengamati atraksi lumba-lumba pengunjung harus menggunakan perahu karena pertunjukan terletak di perairan lepas. Perahu bisa disewa dengan biaya Rp 250.000/perahu untuk tiga orang selama 2-3 jam. Waktu terbaik untuk menyaksikan pertunjukkan ini adalah pagi hari sekitar pukul 6-9 pagi. Foto: Fatia Pratiwi @KiluanDolphin.

Tuesday, December 2, 2014

Menikmati Jernihnya Danau Kaco yang Bersinar di Kegelapan

Danau Kaco yang berada di wilayah Propinsi Jambi, tepatnya di Desa Sempur, Kabupaten Kerinci yang termasuk ke dalam wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) ini bisa dijadikan salah satu alternatif tempat liburan terutama bagi pecinta wisata alam karena Danau Kaco terletak di ketinggian sekitar 1289 mdpl menjadikan danau ini sangat cocok bagi wisatawan maupun para pendaki gunung. Selain itu danau yang tidak begitu besar (30 x 30 m) ini mempunyai keunikan yang belum bisa dipecahkan oleh para peneliti.
Para peneliti belum bisa menentukan kedalaman Danau Kaco, meskipun air Danau Kaco ini sangat jernih. Usaha peneliti untuk mengetahui kedalaman danau ini selalu gagal karena tabung oksigen selalu habis sebelum penyelam mencapai dasar danau. Selain itu, danau ini akan memancarkan sinar kebiruan yang indah di malam hari terutama di malam bulan purnama. Fenomena inipun belum bisa diketahui secara pasti penyebabnya.
Dengan keunikan tersebut rasanya Danau Kaco merupakan salah satu tempat liburan terbaik yang bisa dihabiskan untuk menyegarkan kembali pikiran; lokasi danau yang cukup sulit dilalui akan memberikan sensasi dan pengalaman tersendiri, namun danau tersebut mampu memberikan obat lelah yang manjur karena danau ini memang sangat indah. Danau dengan air sebening kaca ini akan menyambut siapapun yang sudah bersusah payah menempuh jalur sulit; dan ribuan ikan endemik Kerinci yaitu Ikan Semah yang bisa dilihat dari atas permukaan danau.
Banyak wisatawan yang berkemah di sekitar danau untuk menikmati keindahan danau di malam hari, terutama malam bulan purnama. Untuk berjaga-jaga, pengunjung sebaiknya mengenakan sepatu bot karena jalur yang dilalui untuk menuju danau selalu basah dan becek. Sepatu bot juga akan melindungi kaki dari gigitan pacet atau lintah yang biasanya berada di tempat basah. Sepatu atau sandal gunung juga cukup nyaman untuk digunakan mengingat jalur yang bervariasi. Serta jas hujan akan cukup membantu.

Jika pengunjung ingin merasakan olahan ikan semah, pengunjung bisa menikmati olahan ikan semah di rumah makan yang berada di dekat Danau Kerinci. Juga jangan lewatkan Sate Padang serta olahan makanan ringan khas Kerinci yaitu Dodol Kentang dan Sirup Kayu Manis. Olahan makanan ringan tersebut juga bisa dijadikan sebagai oleh-oleh khas Kerinci.

Untuk mencapai Danau Kaco, dari Jambi membutuhkan waktu yang cukup panjang; 8-10 jam dari Jambi menuju Kota Sungai Penuh yang dilanjutkan perjalanan selama 90 menit menuju Desa Lempur.Setelah itu pengunjung bisa menggunakan minibus lokal yang beroperasi sekitar pukul tiga sore atau mungkin dengan kendaraan pribadi. Jika membutuhkan jasa pemandu sekaligus transportasi, pengunjung bisa menghubungi Komunitas Jelajah Kerinci melalui akun twitter @JelajahKerinci.

Monday, December 1, 2014

Eksotisme Jembatan Akar di Pesisir Selatan

Propinsi Sumatra Barat mempunyai keunikan tersendiri yang menjadi potensi wisata yang bisa diandalkan, baik itu dari segi wisata budayanya yang eksotis maupun wisata alamnya yang menawarkan tempat liburan terbaik bagi siapapun yang berkunjung ke Sumatra Barat. Potensi itupun tersebar hampir di seluruh wilayah Sumatra Barat, bahkan di Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, terdapat potensi wisata alam yang bisa membuat siapapun berdecak kagum, yaitu eksotisme jembatan akar yang dinamakan Jembatan Akar Bayang.
Jembatan Akar Bayang, begitu jembatan elok tersebut dinamakan yang menjadi jembatan penghubung antara dua desa yaitu Kampung Puluik-Puluik dan Kampung Lubuk Silau. Jembatan akar ini berasal dari akar pohon beringin tua yang konon sudah ada di tempat itu sejak tahun 1916 yang lalu, akan tetapi oleh warga sekitar jembatan yang disebut dengan "Titian Aka" ini diyakini sudah berada di sana sejak tahun 1897.
Jembatan ini membentang sepanjang 10 meter dengan lebar satu meter dengan ketinggian dari permukaan air sungai kurang lebih 6 meter. Oleh warga sekitar jembatan ini dianggap keramat, dan masyarakat sekitar mempunyai tradisi yang disebut Balimau yang diadakan di jembatan ini ketika menjelang Bulan Ramadhan. Ketika libur lebaran, jembatan ini menjadi salah satu tempat yang ramai dikunjungi oleh wisatawan.
Selain Jembatan Akar Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan masih mempunyai obyek wisata alam lain yang juga menawarkan eksotisme alami Sumatra Barat, yaitu Air Terjun Bayang Sani yang terletak kurang lebih tiga kilometer dari jembatan akar. Air terjun ini merupakan salah satu air terjun terbesar di Pesisir Selatan, dengan lima tingkat dan ketinggian mencapai 80 meter. Sebelum dinamakan Air Terjun Bayang Sani, air terjun ini dinamakan Tarasah Ikua Kudo pada era 80an. Setelah era 80an air terjun tersebut diganti dengan nama Air Terjun Bayang Sani sesuai dengan daerah air terjun tersebut berada, dan ditambah dengan nama "Sani" yaitu seorang anggota TNI yang berjasa membuat saluran pipa air bersih dari air terjun ini ke rumah-rumah warga sekitar.

Sebagai informasi tambahan, wisatawan yang hendak berkunjung ke jembatan akar agar memperhatikan larangan dari warga sekitar yang melarang menangkap ikan yang ada di sungai di bawah jembatan. Selain itu perhatikan langkah karena bebatuan dan akar yang cukup licin karena ditumbuhi lumut.

Friday, November 14, 2014

Mengamati Kunang-Kunang di Hutan Mangrove Sungai Sebong Bintan

Pulau Bintan termasuk ke dalam wilayah Kepulauan Riau, dan sebagai pulau, Pulau Bintan mempunyai beragam potensi wisata yang tidak bisa diabaikan begitu saja oleh para pecinta wisata, karena Pulau Bintan menawarkan tempat liburan terbaik dengan beragam fasilitas yang memanjakan para pengunjung. Salah satu tempat tujuan wisata yang menarik untuk dikunjungi adalah Sungai Sebong yang dilengkapi dengan Hutan Mangrove yang tumbuh subur sepanjang sungai meskipun sempat rusak karena ditebang oleh penduduk lokal.
hutan mangrove sungai sebong bintan, mangrove bintan, bintan mangrove
Wisata Sungai Sebong sering juga disebut sebagai Bintan Mangrove karena memang sungai ini menawarkan pemandangan hutan mangrove yang semakin sejuk karena saat ini kelestarian hutan mangrove di Sungai Sebong dijaga kelestariannya. Sungai Sebong terletak di Desa Sebong Lagoi dan membelah wilayah desa tersebut sepanjang 6.8 kilometer dengan air yang jernih.
hutan mangrove sungai sebong bintan, mangrove bintan, bintan mangrove
Untuk menyusuri Sungai Sebong, pengunjung akan mendapatkan paket susur sungai yang dikelola oleh PT Bintan Resort Cakrawala dan Yayasan Eko Wisata Sebong Lagoi, dengan menggunakan perahu speedboat. Dari kedalaman hutan mangrove suara-suara hewan liar seperti monyet ramai terdengar yang akan menambah wisata semakin menyenangkan. Hutan mangrove merupakan habitat alami dari beragam fauna baik fauna air maupun fauna yang menggunakan pohon sebagai salah satu tempat berlindungnya. Hutan mangrove juga mampu melindungi air tetap jernih karena akar mangrove sangat kuat sehingga membuat sistem pengolahan air menjadi lebih efisien.
hutan mangrove sungai sebong bintan, mangrove bintan, bintan mangrove
Yang juga menarik dari wisata alam di Sungai Sebong adalah di malam-malam tertentu banyak terdapat kunang-kunang yang terbang berkelip-kelip di gelapnya malam. Hal ini tentunya akan sangat menarik khususnya bagi para wisatawan dari kota-kota besar karena saat ini sudah cukup sulit untuk menemukan kunang-kunang di alam liar. Begitu banyaknya kunang-kunang di hutan mangrove Sungai Sebong karena biasanya hutan mangrove akan dipakai untuk berkumpul ketika musim kawin. Untuk menikmati pesta kawin kunang-kunang, biasanya dimulai pukul 02.00 dinihari sampai selesai.

Sebagai salah satu tujuan wisata terbaik di daerah Riau, Pulau Bintan menawarkan fasilitas yang lengkap, mulai dari banyaknya hotel bahkan beberapa adalah hotel berbintang. Juga tempat-tempat makan yang dikelola dengan baik, bahkan menawarkan jenis-jenis masakan tidak hanya dari Indonesia saja tetapi juga masakan dari luar negeri. Tetapi jangan lupa jika ingin berkunjung ke Pulau Bintan sebaiknya menyiapkan beberapa perlengkapan seperti jaket karena udara di Pulau Bintan cukup dingin. Juga pelajari terlebih dahulu mengenai budaya penduduk lokal, termasuk pengunjung tidak diperbolehkan merokok di Pulau Bintan.

Tuesday, November 11, 2014

Menghabiskan Waktu di Pulau Tropis Terbaik di Asia

Sebagai wilayah yang terdiri dari kumpulan-kumpulan pulau besar ataupun kecil, Indonesia mempunyai potensi yang besar dalam hal wisata alam terutama wisata pantai, laut, ataupun pulau. Yang perlu dilakukan hanyalah merawat aset tersebut karena pulau-pulau yang begitu banyak ini sudah mempunyai potensi yang luar biasa. Maka, tak heran apabila di Indonesia banyak terdapat gugusan pulau-pulau indah yang menawarkan beragam potensi, seperti Pulau Anambas yang menjadi salah satu gugusan pulau tropis di Asia, dan tempat ini akan menjadi salah satu tempat terbaik menghabiskan waktu liburan bersama keluarga atau orang-orang terdekat.
Pulau yang secara admnistratif masuk ke dalam wilayah Kepulauan Riau ini terletak di laut lepas, tepatnya di perairan Laut Tiongkok Selatan, bahkan perairan terluar dari Pulau Anambas merupakan lalu lintas laut internasional dan selalu dilalui kapal-kapal internasional. Pulau Anambas merupakan gugusan pulau yang terdiri dari kumpulan pulau-pulau yang berjumlah sekitar 255 pulau, dan menariknya baru sekitar 26 pulau saja yang sudah berpenghuni. Gugusan Pulau Anambas oleh CNN dikatakan sebagai tempat wisata yang paling sering dikunjungi, melebihi tempat-tempat wisata populer lain di Asia seperti Koh Chang yang ada di Thailand, Langwaki di Malaysia, dan bahkan Halong Bay di Vietnam.
Berada di Pulau Anambas, banyak kegiatan yang bisa dilakukan seperti mengunjungi pulau-pulau yang tersebar dengan perahu atau melakukan diving. Dinas Pariwisata yang terletak di Kota Terempa akan memberi pengunjung beragam informasi dan hal-hal terkait dengan wisata di Pulau Anambas. Beberapa pulau yang biasa dikunjungi wisatawan antara lain adalah Pulau Penjalin, Pulau Selat Rangsang, Pulau Durai, Pulau Bawah, dan juga Pulau Tanjung Momong.

Untuk mencapai Pulau Anambas, transportasi yang paling efisien adalah menggunakan transportasi udara. Berangkat dari mana saja dengan tujuan di Tanjung Pinang di Pulau Bintan, dan diteruskan dengan penerbangan selanjutnya yang menuju Bandara Matak yang terletak di Kecamatan Palmatak. Tiket penerbangan ke Bandara Matak ini sekitar Rp 1.200.000.  Dari Bandara Matak perjalanan akan berlanjut ke pelabuhan dan berlayar ke Pulau Anambas. Pilihan transportasi melalui laut juga tersedia dengan rute Tanjung Pinang - Letung - Tarempa dengan harga tiket Rp 310.000 dan jadwal keberangkatan pada hari Minggu. 

Sebagai salah satu tujuan wisata terbaik di Asia, fasilitas umum di Pulau Anambas terbilang lengkap. Wisatawan bisa membeli oleh-oleh di pusat oleh-oleh yang menyediakan beragam oleh-oleh dari kuliner dan juga kerajinan, seperti Kain Cual, yaitu kain tenun asli Pulau Anambas. Bagi wisatawan yang juga hobi berburu kuliner, kuliner di Pulau Anambas didominasi produk olahan hasil laut tetapi tentu saja wisatawan akan merasakan pengalaman dan sensasi yang berbeda karena cita rasa yang ditawarkan pasti berbeda dengan kuliner olahan hasil laut di tempat lain.

Intinya, gugusan Pulau Anambas sebagai gugusan pulau terbaik di Asia adalah pilihan wisata terbaik yang akan memberikan pengalaman dan sensasi berbeda dengan tempat-tempat lain yang pernah dikunjungi.